Desain Campuran Beton: Metode BRE Dijelaskan

Apa itu metode BRE?

Metode BRE adalah pendekatan standar Inggris untuk desain campuran beton. Prosedur sistematis untuk memilih proporsi campuran guna mencapai kekuatan karakteristik, workability, dan durabilitas yang ditentukan.

Langkah 1: Tentukan kekuatan rata-rata target

f_m = f_ck + 1,645 × s

Contoh: C30/37 dengan s = 5 MPa: f_m = 38,2 MPa

Langkah 2: Pilih rasio air-semen

Dari Tabel BRE 2, untuk OPC dan agregat pecah: fas ≈ 0,48

Langkah 3: Tentukan kadar air bebas

Untuk agregat pecah 20 mm, slump 30–60 mm: W = 185 kg/m³

Langkah 4: Hitung kadar semen

C = 185 / 0,48 = 385 kg/m³

Langkah 5: Kadar agregat total

A = 2380 − 385 − 185 = 1810 kg/m³

Langkah 6: Proporsi halus/kasar

  • Agregat halus = 1810 × 0,35 = 634 kg/m³
  • Agregat kasar = 1810 × 0,65 = 1176 kg/m³

Ringkasan campuran

| Komponen | Jumlah (kg/m³) | |----------|----------------| | Semen (OPC) | 385 | | Air bebas | 185 | | Agregat halus (SSD) | 634 | | Agregat kasar (SSD) | 1176 | | Rasio fas | 0,48 | | Total | 2380 |

Penyesuaian

Koreksi kelembaban agregat: Agregat jarang dalam kondisi SSD.

Admixture: Plasticizer mengurangi air 10–30%.

Kesalahan umum

Mengabaikan margin. Desain ke kekuatan karakteristik = 50% gagal.

Tanpa trial mix. Tabel BRE adalah titik awal. Material lokal berbeda.

Coba kalkulator rasio campuran.

Related Calculators